Parahnya jalan di Kuamang kecamatan Pelepat ilir sering menjadi kritikan para pemikir kab
bungo dan wargapun sering angkat
bicara,hancurnya jalan ini dalam 3 tahun kebelakang bahkan saat Pilkada tahun 2020 kemaren menjadi narasi paling gencar di
sampaikan pada masyarakat.
Tak bisa dipungkiri warga dan pemikir tetap melantunkan kritikan terhadap pemerintah kab bungo.
Walaupun sebagian dari mereka tak
melewati jalan yang hancur hancuran,bahkan pengemudi mobil
pun harus teliti untuk melewatinya.
Ketika media lintas indonesia bebe
rapa hari yang lalu,berkunjung ke
Kuamang untuk cari fakta dan penyebab parahnya jalan dalam kecamatan Pelepat ilir,dalam waktu
yang tidak lama sekitar jam 15,25
ternyata beberapa mobil tronton
banyak berkeliaran di dalam kec pe
lepat ilir.ketika media lintas indonesia konfirmasi terhadap beberapa warga,kenapa banyak mobil tronton disini ? seorang warga yang merasakan betapa sulitnya melewati beberapa titik jalan dalam kecamatan Pelepat ini,ternyata sebagian
besar mobil tronton yang ke luar masuk bermuatan kelapa sawit dan
lainnya tak sesuai lagi beratnya
dengan kapasitas jalan ada pak,tutur warga yang enggan namanya di tulis dalam berita ini.
Terus warga berkomentar pada media lintas indonesia,tidak menutup kemungkinan hal ini akibat banyaknya persaingan dagang para cukong atau toke sawit,dan di sisi lain kemungkinan
besar lebih banyak untungnya jika
mobil tronton yang di jadikan alat
pengangkutan buah sawit dan lain
nya,seraya para toke tak perduli dan
tak ambil pusing yang akan terjadi.
Pada hari yang sama di tempat yang berbeda media lintas indonesia dalam perjalanan pulang
ke bungo,menemukan satu unit mobil tronton yang sudah stan bay
berangkat dengan muatan lebih kurang ,20 ton mobil tersebut dengan keadaan posisi di parkir kan di depan rumah toke yang berinisial gj saat media lintas indonesia menanyakan warga yang
sedang melintas di jalan,dan toke
Inipun ternyata memiliki puluhan
room tempat penimbangan sawit,tutur warga lagi.
dalam masala ini semestinya Camat bisa untuk ambil kebijakan
sementara dan membuat surat laporan pada dinas dishub,bila di perlu adakan rapat parkopimcam
dan di undang seluruh rio dan tokoh.hal inikan sudah jelas dan terang demi meraup keuntungan oknum toke sawit meraja lela me
makai mobil tronton,oleh karena itu,di harap pada dinas dishub segera turun kelapangan,walaupun
jalan bakal di perbaiki jikalau mobil
tronton masi merajalela itu semua
bakal sia sia dan hanya menghamburkan uang negara.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























