Sumenep, (Lintasindonesia.co.id) – Jalan raya penghubung dua Kecamatan Pragaan dan Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur rusak parah, kerusakan jalan raya membuat warga geram. Jum’at (31/8/2018).
Pasalnya, jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, membuat warga setempat geram. Sehingga, jalan rusak tersebut ditanami pohon pisang.
Penanaman pohon pisang dijalan rusak itu sebagai bentuk protes warga bersama sejumlah sopir Mobil Pengangkut Umum (MPU), agar pengendara yang melintas lebih hati-hati dan menghindari rawan kecelakaan.
“Sudah lama, kami menunggu Pemkab Sumenep untuk memperbaiki jalan, tapi tidak kunjung diperbaiki, akhirnya kami tanam pohon pisang,” kata Imam Ghazali, warga setempat.
Padahal, menurutnya, jalan itu merupakan satu-satunya jalan penghubung di dua Kecamatan Pragaan, Guluk-guluk, bahkan Kecamatan Ganding. Apalagi jalan tersebut sering terjadi kecelakaan laka lantas.
“Jalannya memang sudah rusak parah dan perlu diperbaiki,” paparnya.
Dengan demikian, warga bersama para sopir MPU mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep (Pemkab) segera memperbaiki jalan rusak parah tersebut.
“Harapan kami, Pemkab segera perbaiki jalan rusak itu, agar tidak banyak memakan korban,” tutupnya. (Yasid)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























