AMBON,Lintasindonesia- Ulah oknum masyarakat yang tidak terpuji kembali dipertontonkan di ruas jalan trans Huhamual, yakni pada Dusun Uhe areal Tetehua sampai dengan Dusun Hulung desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dengan mengunakan batang pohon kayu menutup seluruh badan jalan karena tidak mengiginkan adanya pembuatan Pos pada lokasi tambang.
Namun, atas aksi oknum masyarakat ini Polres, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), bergerak cepat membuka akses jalan yang sempat melumpuhkan jalur jalan menujuh ke Desa Luhu tersebut.
Wakapolres SBB, Kompol Akmil Djapa, menuturkan sesuai dengan keterangan dari para pegendara roda 2 dan roda 4, bahwa diperkirakan pemalangan tersebut dilakukan pada waktu Sholat Jumat sekitar pukul 12 :30 WIT.
Adapun ruas jalan trans huamual dari Dusun Hulung areal tetehua sampai dengan Dusun Hulung yang di palang dengan mengunakan batang pohon kayu sepanjang -+ 5 KM dan terdapat 6 titik batang pohon kayu yang ditebang dengan berbagai ukuran.
“Akibat dari pemalangan tersebut megakibatkan arus lalulintas dari kec huamual ke piru dan sebaliknya lumpuh,” tulis Wakapolres SBB, Kompol Akmil Djapa, via ponselnya, kepada media ini, Sabtu (15/2).
Menurutnya, sesuai hasil pantauan dilapangan, penutupan bukan hanya pers TNI dan Polri yang tidak dapat melintasi jalan tersebut, tetapi masyarakat umum juga mendapat imbas karena tidak bisa menuju Iha, Luhu dan Kulur, karena sempat tertahan sehingga mengakibatkan keresahan bagi pengguna jalan, Bahkan lebih tragis lagi masyarakat setempat tidak membantu membuka akses jalan.
“Mendapat laporan dari Polsek Huamual, Kapolres SBB AKBP Batu Butar Butar SIK, memerintahkan pers Gabungan Polres Dan Brimob Kompi IIB Piru berjumlah 16 pers bergerak untuk membersihkan jalan dimaksud untuk kelancaran masyarkat yang akan menuju ketiga Negeri atau sebaliknya menuju Kota Piru,” tuturnya.
Pukul 21.40 Wit personil kita telah tiba dilokasi dan telah bergabung dengan pers Polsek Huamual yang sudah tiba sebelumnya sehingg pers gabungan yang berjumlah 30 Personil saat ini melaksanakan pembersihan Pemalangan Jalan pada 6 titik lokasi dengan batang Pohon dan ranting pohon dengan menggunakan 2 unit mesin Shansaw dan juga dibantu oleh 2 orang masyarakat,
“Kapolres SBB AKBP Batu Butar Butar SIK menghimbau dan mengharapkan kedepan kejadian ini tidak terulang lagi, karena ini jalan utama tidak boleh ada yang menghalangi karena jalan adalah akses publik, kita harus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat,” tambanya.
Sehinngga, pada pukul 23.00 Wit kegiatan selesai dan jalur sudah dapat dilalui oleh Kenderaan roda 2 maupun roda 4. Situasi kamtibmas dalam keadaan kondusif.(AT)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























