Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JATIM / Madura / Sumenep / Rapat Paripurna KUA-PPAS, DPRD Sumenep Sepakati Peningkatan PAD Sumenep

Rapat Paripurna KUA-PPAS, DPRD Sumenep Sepakati Peningkatan PAD Sumenep

Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur gelar rapat paripurna bersama Banggar dengan agenda percepatan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) perubahan APBD tahun 2025.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Dul Siam, mengatakan pembahasan dalam agenda rapat tersebut berjalan cepat dan responsif terhadap berbagai regulasi terbaru.

“Jadi, untuk percepatan pembahasan perubahan KUA-PPAS ini, kita lakukan agar selaras dengan regulasi nasional, di antaranya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 29 Tahun 2025,” katanya.

Menurutnya, sebagai konsekuensi dari regulasi-regulasi banyak rencana belanja daerah yang harus disesuaikan. Bahkan, mengalami pengurangan. “Nah, hal ini tentu menjadi tantangan dalam menjaga keseimbangan fiskal dan efektivitas pembangunan daerah,” paparnya. Selasa (1/7/2025).

Dia menambahkan, meski telah menghadapi keterbatasan, hasil pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (Timgar) itu menyepakati langkah-langkah konkret untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep.

Begitu pula, target PAD tahun 2025 yang semula sebesar Rp332 miliar itu ditingkatkan hingga menjadi minimal Rp400 miliar dalam perubahan ini. “Kami sepakat ke depan harus ada peningkatan PAD dari seluruh OPD penghasil. Dan ini telah menjadi komitmen bersama,” tuturnya.

Dengan demikian, sebagai bentuk keseriusan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil akan menjalani evaluasi kinerja bersama Banggar dan Timgar setiap tiga bulan sekali.

Kendati demikian, diskusi tersebut akan menjadi forum strategis mengukur progres capaian, mengidentifikasi hambatan, serta merumuskan solusi demi optimalisasi pendapatan daerah.

“Evaluasi per triwulan itu penting supaya semua OPD penghasil tetap fokus pada target peningkatan PADnya. Tetapi ini bukan hanya soal angka melainkan komitmen terhadap pembangunan daerah Kabupaten Sumenep.” tutupnya.(Lys)

Check Also

Keluarga Pasien Puji Rumah Sakit RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID | SUMENEP Pelayanan di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, mendapat apresiasi dari pihak keluarga …

Puluhan Raperda Mulai Dibahas DPRD Sumenep

Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Puluhan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang masuk dalam program pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) …

Wakil Ketua Komisi III Minta Perketat Pengawasan Program BSPS

Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Sekitar 570 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ditahun 2026 bakal turun kembali …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!