Nunukan-Lintas Indonesia. “Nasib nahas dialami “Syahrul” Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan,Kalimantan Utara, ditikam secara brutal hingga 20 luka tikaman yang diduga dilakukan oleh adik iparnya sendiri.
Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar,Sik melalui Humas Polres AKP Muhammad Karyadi, SH kepada media ini, Senin (22/03) sekitar pukul 07.45 Wita, Tempat Kejadian Perkara (TKP) di sebuah rumah tepatnya di jalan Pembangunan RT. 10, Kelurahan Nunukan Barat,Kecamatan Nunukan, Regu Penjagaan II Polsek Nunukan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di alamat tersebut telah terjadi peristiwa tindak pidana penikaman yang dilakukan oleh orang yang masih dalam satu keluarga atau tinggal dalam satu rumah.”
Lanjut Karyadi, Adapun identitas pelaku berinisial “AN (38)” warga jl.Pembangunan Rt. 10 Kelurahan Nunukan Barat yang merupakan ipar “Syahrul/Korban(40)” yang merupakan seorang ASN (Pegawai Pemda) Nunukan”,ujar Karyadi.
Kronoligis kejadian menurut keterangan saksi “M Sofyansyah” bahwa, korban (Syahrul ) saat keluar kamar hendak bekerja di kantor Pemda, Korban ingin membuka pintu kamar yang posisinya pintu kamarnya di depan berhadaan
dengan pintu pelaku.
“Karena pintu ditahan oleh pelaku dari dalan dan mengatakan “Jangan dibuka” kemudian korban meninggalkan pintu kamar tersebut dan menuju ke kamarnya untuk berganti pakaian (Keperluan dinas), secara tiba-tiba dari arah belakang korban, pelaku membawa sebilah pisau langsung menikam ke arah korban secara brutal yang diperkirakan mengakibatkan 20 luka tusuk bagian tubuh korban,”ungkapnya.
Masih kata Karyadi, Setelah terkena tusukan korban mengunci dirinya dikamar sementara pelaku kembali ke kamarnya sendiri dengan masih membawa pisau, selanjutnya pihak Kepolisian Polsek Nunukan langsung ke TKP dan menolong korban.
Sedangkan pelaku AN bersembunyi dikamarnya, setelah Petugas Polsek mengevakuasi korban tiba tiba pelaku keluar dari kamar dan mengunci pintu depan dari dalam,lantas pelaku melakukan penusukan
terhadap dirinya sendiri pada bagian dada (Percobaan bunuh diri) dengan luka sebanyak 2 tusuk di bagian dada dan jari tangan. “Petugas Kepolisian Polsek Nunukan langsung membawa Pelaku dan korban ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Untuk pertolongan pertama.
Peristiwa penganiayaan antara pelaku dan korban adalah masih dalam lingkup keluarga (Ipar), yang tinggal satu rumah, dalam catatan satu dokumen Kartu keluarga dan masih satu Suku yaitu Bulungan,Kaltara.
“Setelah pelaku (Agusran) melakukan penganiayaan kepada korban (Syahrul) dan sesaat setelah Petugas dari Polsek datang ke TKP pelaku berusaha melakukan bunuh diri dengan cara menusuk dirinya sendiri pada bagian dada sebelah kanan, kemudian petugas
mengamankan korban dan pelaku untuk dilakukan tindakan Medis,”ucap Karyadi.
Adapun hasil temuan di lapangan, pada kamar Pelaku Petugas menemukan seperangkat alat yang diduga untuk menghisap Psikotropika jenis Sabu-sabu(SS) dan satu plastik penuh bekas obat batuk jenis komix, Pelaku dan korban sampai saat ini belum dapat dimintai keterangan,”Terangnya./Humas Res Nnk/Rdm.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























