Sumenep, (Lintasindonesia.co.id) – Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) III di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kini tidak berlayar. Sebab, kapal dengan menelan anggaran sekitar Rp 38 Miliyar disinyalir terjadi kerusakan.
Kerusakan kapal terjadi pada bagian air conditioner (AC) dan mesin serta sejumlah fasilitas lainnya.
Bahkan, kapal KMP tersebut baru beroperasi sekitar dua kali. Dan saat ini dalam tahap perbaikan oleh PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia (PT ASSI), setelah Pemerintah Kabupaten Sumenep mengembalikan.
“Sudah kami kembalikan pada rekanan, yakni PT Adiluhung untuk di dok (doking),” kata Zainal Arifin, Direktur Pelaksana PT Sumekar, pada sejumlah media.
Dalam perbaikan kapal KMP itu ditaksir membutuhkan waktu sekitar satu Minggu. Apabila perbaikan itu sudah selesai, baru kemudian diberikan pada Pemkab untuk bisa kembali berlayar.
“Perbaikan diprediksi memerlukan satu minggu,” tegasnya.
Apalagi, kata dia, kapal tersebut masih dalam tahap pemeliharaan. Sehingga saat terjadi kerusakan menjadi kewenangan rekanan sebagai pemenang tender.
“Masa perawatan kurang lebih satu Minggu. Jadi, kalau ada perawatan masih menjadi kewenangan rekanan,” tukasnya.
PT Sumekar merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak dibidang pelayaran.
(Yas/Red)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























