SBB,Lintasindonesia –
Bintara Binaan Desa (Babinsa) Desa Iha – Kulur dan Petuanan SERMA D.H Putuhena mengunjungi lansia tua asal Dusun Uhe, Desa Iha, Kecamatan Huamua, yaitu La Siama (80) dan Istri Wa Nasia (77) yang pernah menjadi korban pilih kasih pemerintah tekait bantuan rumah layak huni. Kamis (5/12/19)
Dalam kunjungan Babinsa, tidak lain yaitu menolehkan rasa simpatinya terhadap pasangan paruhbaya tersebut, yang sempat di zalimi pemerintah.
” Saya hadir disini karna merasa simpati terhapa Bapak La Siama dan Ibu Wa Nasia yang sempat dikabarkan oleh beberapa media lokal di Maluku bahwa mereka berdua menjadi korban pemerintah dengan cara bantuan rumah layak huni ditarik kembali dengan alasan tidak mendasar.
Jika pemerintah lakukan itu, saya dapat menuding bahwa pemerintah betul – betul tidak berperasaan.” Tandas Putuhena
Putuhena juga menjelaskan ” Perlu diketahui pasangan lansia ini telah lama hidup dengan rumah yang tidak layak, diantaranya atap telah bocor, dinding telah rusak, dan masih banya yang lain. Dan mereka tidak dapat bekerja untuk memperbaiki rumah sebab mereka telah tua.
Olehnya itu, berharap pemerintah dapat melanjutkan bantuan tersebut, karena menurut saya pasangan lansia ini layak menerima bantuan itu. ” Terangnya
Lanjut – Babinsa ” Alhamdulillah dengan bantuan para Wartawan SBB yang mengekspos masalah ini dan dorongan staf pemuda Uhe, bantuan pasangan paruhbaya dilanjutkan kembali, dan saat ini bahan yang telah diterima beliau semen sebanyak 25 Sak, dan atap seng sebanyak 32 lembar, dan masih menunggu bahan lanjutan seperti kayu serta penambahan semen dan atap seng.
Untuk kedeapan mekanisme pekerjaan pembangunan rumah beliau saya bersama pemuda Dusun Uhe secara gotong royong.
Sehingga diminta kepada pemerintah segera salurkan bahan – bahannya akar kami bertindak cepat untuk mengerjakan, kasihan juga jika dibiarkan terlalu lama ” Pungkas Bintara empat kuning dipundaknya.
(AT/DK)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























