Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JABAR / Bandung / Koordinator Aliansi AMPPIBI Desak Kejati Jabar Usut Tuntas Dalang di Balik Perampokan Uang Negara di Lingkungan Kemenag Jabar

Koordinator Aliansi AMPPIBI Desak Kejati Jabar Usut Tuntas Dalang di Balik Perampokan Uang Negara di Lingkungan Kemenag Jabar

Koordinator AMPPIBI, Rohimat (Joker)

 

BANDUNG,media-lintasindonesia.co.id |Usai ditetapkannya satu orang sebagai terdakwa pada kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan empat orang sebagai tersangka pada kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam pengelolaan Dana BOS Madrasah Tsanawiyah (Mts) di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2017 – 2018.

Membuat Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Bangsa Indonesia (AMPPIBI) geram atas perbuatan para oknum-oknum yang terlibat dalam pemufakatan jahat demi meraup keuntungan pribadi, kelompok maupun golongan.

Berdasarkan data dan informasi yang diterima oleh Koordinator AMPPIBI, Rohimat yang akrab disapa Joker itu mengungkapkan bahwa ada indikasi keterlibatan Mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Drs. H. A. Buchori MM dengan Mantan Bendahara Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTS) Dra. Hj. Ai Lathopah, M.Pd yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam Penggandaan Soal Ujian Dan Lembar Jawaban Ujian Try Out (TO), Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), Ujian Madrasah/Ujian Sekolah Berstandar Nasional (UM/USBN), Penilaian Akhir Tahun (PAT), Dan Penilaian Akhir Semester (PAS) Madrasah Ibtidaiyah maupun Tsanawiyah di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2017 Dan 2018.

“Kami menduga, disini ada indikasi keterlibatan Mantan Kakanwil Kemenag Jabar dengan Bendahara KKMTS yang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kerugian keuangan negara hingga puluhan miliyar rupiah yang menjadi sarana bancakan, hingga mengorbankan anak buahnya, sedangkan dia cuci tangan,” katanya, pada Sabtu (22/10/2022).

Pihaknya mengaku telah mengetahui, bahwa Dra. Hj. Ai Lathopah, M.Pd merupakan besan dari Drs. H. A. Buchori MM.

“Jadi, tidak menutup kemungkinan, kami menduga ada keterlibatan pak Buchori Mantan Kakanwil Kemenag Jabar dalam permasalahan ini. Bagaimana pun, orang yang benar-benar harus bertanggungjawab atas kerugian keuangan negara dalam pengelolaan Dana BOS Madrasah,” paparnya.

Ia berharap, Kejati Jabar terus melakukan pengembangan pada kasus ini, dan segera periksa Mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Drs. H. A. Buchori MM.

“Ketika Pejabat Negara sudah tidak ada rasa kepedulian untuk memperhatikan kepentingan Rakyat diatas Amanah Undang -undang. Tetapi lebih memikirkan kepentingan pribadi, kelompok dan golongannya maka, Implementasi dalam ajaran berbangsa dan bernegara dalam kehidupan berpancasila nya “Nol Besar” maka Lebih baik mereka dicopot dari jabatannya dan diberikan hukuman yang seberat-beratnya agar mendapatkan efek jera sekaligus sebagai contoh untuk yang lainnya,” tutup Joker. (WP)

Check Also

Kang Joker Kritisi Raperda Holding BUMN Jabar Rp500 Miliar

  Media-lintasindonesia.co.id .BANDUNG ||Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendirikan holding BUMD melalui PT Sanggabuana …

Suhu Politik Memanas, Ketum PMPRI Rohimat Joker Minta Pemimpin Kota Bandung Saling Menjaga Keharmonisan

Media-lintasindonesia.co.id –BANDUNG|| Ketua Umum DPP LSM PMPR Indonesia, Rohimat yang akrab disapa Joker, angkat bicara …

PMPRI Kembali Kuliti Pengadaan BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer?”

Media-lintasindonesia.co.id – BANDUNG | Menindaklanjuti sorotan tajam yang dilayangkan pada pekan-pekan sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!