Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JABAR / “BIADAB” , PEMKOT BANDUNG DIDUGA CAWE-CAWE TERKAIT ANGGARAN PENGADAAN INCINERATOR SAMPAH TAHUN 2025

“BIADAB” , PEMKOT BANDUNG DIDUGA CAWE-CAWE TERKAIT ANGGARAN PENGADAAN INCINERATOR SAMPAH TAHUN 2025

Bandung Lintasinfonesia.co.id ||  Insinerator sampah adalah alat atau mesin yang membakar limbah padat pada suhu tinggi untuk mengurangi volume dan massa sampah, menghasilkan abu dan gas sebagai sisa pembakaran, serta dapat digunakan sebagai sumber energi melalui teknologi Waste-to-Energy (WTE).

Berkaitan dengan Hal tersebut DPP LSM PMPRI Melalui Ketua Umumnya Kang Joker bahwa Pemkot Bandung telah menganggarkan Anggaran sebesar Rp. 85.000.000 per 1 Unit pengadaan Insinerator sampah dengan Kode Barang 1.3.02.01.01.0011.00015 dalam hal ini dianggarkan pada 26 Kelurahan dengan Jumlah anggaran Rp. 2.210.000.000 namun pada kenyataannya pemerintah kota bandung menyatakan pernyataan bahwa pengadaan Insinerator sampah yang dianggarkan dalam Skala Kecil Penanganan sampah ini dinyatakan tidak sesuai spesifikasi dan melanggar hukum setelah hal ini ditetapkan Pagu Anggarannya.

Sekjen DPP LSM PMPRI Anggi Dermawan Juga menyatakan dalam hal ini diduga Pemkot Bandung tidak matang dalam perumusan anggaran serta tidak konsisten dalam perealisasian anggaran serta tidak konsisten dalam penanganan sampah di kota bandung.

Dalam hal ini pemerintah kota bandung dinilai one prestasi dengan mengambil kebijakan secara sepihak tidak berdasar pada ketentuan yang berlaku .

Kang Joker mengatakan Pengadaan insinerator sampah yang sudah dianggarkan dalam APBD 2025 justru dinyatakan bermasalah setelah pagu anggaran ditetapkan. Fakta ini menimbulkan dugaan bahwa Pemkot tidak matang dalam perencanaan sekaligus tidak konsisten dalam kebijakan pengelolaan sampah.

Kebijakan ini dinilai menunjukkan ketidakmatangan Pemkot dalam perumusan anggaran serta inkonsistensi dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah. Selain dianggap sepihak, keputusan tersebut juga mencerminkan lemahnya konsistensi pemerintah dalam upaya penanganan sampah di Kota Bandung.

Publik mendesak Pemkot Bandung untuk memberikan klarifikasi resmi dan memastikan kebijakan pengelolaan sampah dilakukan sesuai aturan serta kebutuhan masyarakat. “Ujar Kang Joker

Dengan nilai anggaran miliaran rupiah, publik berhak mempertanyakan:
1. Bagaimana proses perumusan hingga realisasi anggaran bisa sedemikian berantakan?
2. Apakah ada indikasi cawe-cawe kepentingan di balik proyek pengadaan ini?

Pemkot Bandung dituntut untuk segera memberikan klarifikasi terbuka serta menunjukkan komitmen nyata dalam penanganan sampah. Tanpa langkah tegas, kebijakan ini hanya akan menjadi bukti nyata one prestasi pemerintahan yang gagal menjalankan amanah Masyarakat .

Sumber: DPP LSM PMPRI – Editor: Red

Check Also

Suhu Politik Memanas, Ketum PMPRI Rohimat Joker Minta Pemimpin Kota Bandung Saling Menjaga Keharmonisan

Media-lintasindonesia.co.id –BANDUNG|| Ketua Umum DPP LSM PMPR Indonesia, Rohimat yang akrab disapa Joker, angkat bicara …

PMPRI Kembali Kuliti Pengadaan BGN: “Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer?”

Media-lintasindonesia.co.id – BANDUNG | Menindaklanjuti sorotan tajam yang dilayangkan pada pekan-pekan sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat …

Kang Joker Protes Keras Arogansi Oknum Pejabat: “Ini Intimidasi, Bukan Etika Akademis”

Media-lintasindonesia.co.id – Jabar | |Hubungan antara Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) dengan elemen masyarakat sipil kian …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!